RSS

Kampanye kepedulian terhadap Data (Go Data)

      Kampanye Go Data adalah suatu kampanye kepedulian terhadap data. Data adalah catatan atas kumpulan fakta. Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa Latin yang berarti "sesuatu yang diberikan". dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau hasil pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra.
      
     Penulis pun masih bingung dengan Kampanye Go Data itu apa?? Saya berfikir mungkin yang dimaksud adalah peduli terhadap privasi data pribadi sehingga tidak disalahgunakan oleh orang lain. Seperti photo, data pribadi yang mungkin rahasia, atau nomor telpon.

     Mungkin kita bisa ambil contoh yang sekarang sedang tren-trennya. Photo pribadi yang seharusnya tidak untuk di upload, malah di upload lalu di unduh dan di salahgunakan. Seperti halnya kasus selebriti kita di indonesia ini sebut saja Ari*l Pet***en dengan kasus video mesumnya yang seharunya dibuat dan disimpat sebagai data pribadi, yang pada akhirnya data itu jatuh keorang lain dan di salah gunakan.
    
       Bukan hanya itu saja, masih banyak juga sekarang bertebaran di dunia maya photo-photo sexy cewek-cewek jaman sekarang. Hal itu merupakan hal pribadi yang seharusnya tidak perlu di umbar dalam dunia maya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments4

Andaikan saya diberikan tanggung jawab untuk membenahi Sistem Informasi Nasional dan negara menyediakan anggaran awal 1 triliyun, apa yang akan saya lakukan???




Hemm.. Pertanyaan ini cukup sulit buat saya,dan mungkin buat para pembaca juga mungkin berpendapat sama. Karna kita tahu di beri tanggung jawab untuk sesuatu itu bukan persoalan yang mudah, apalagi dengan Sistem Informasi Nasional.
Kalau pun diberi 1 milyar atau 1 trilyun pun belum tentu sistem yang kita jalanin dapat terlaksana dengan cepat. Maka dari itu harus merubahnya dari hal kecil, misalnya mempelajari sistem-sistem yang sudah ada tanpa harus merubah seluruhnya.
Sistem yang kurang bisa kerjasama dengan baiklah yang harus dirubah, dari sistem-sistem itulah kita bisa memulainya untuk membenahi Sistem Informasi Nasional. Kita ambil cotoh mudah saja yaitu persoalan pembuatan KTP (Kartu Tanda penduduk), masih saja kita melihat masyarakat kita memiliki KTP lebih dari 1 atau istilahnya KTP Ganda. Sistem yang pertama saya lakukan adalah adanya kerjasama antar daerah/lingkungan masyarakat, yaitu dengan mengupulkan data warga setempat dan mencocokannya, dari situlah kita bisa tahu ada tidaknya KTP yang Ganda. Warga pun diminta kepastian soal tempat tinggal yang sebenarnya.
Bagaimana dengan yang ngekost atau memiliki tempat tinggal lebih dari 1?? iya, memang cukup membingungkan.. buat saya ngekost kan tidak selamanya tinggal di daerah itu.. jadi lebih baik menggunakan KTP tempat tinggal asal. tidak perlu memiliki KTP dimana kita tinggal sekarang (ngekost).
Lalu bagaimana dengan yang memiliki tempat tinggal lebih dari 1?? warga diminta untuk memberi kepastian dengan cara yang paling lama atau yang paling sering di tempati itu tempat tinggal yang mana.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments3

Google+ Kebanjiran Pengunjung

 Jakarta – Rasa penasaran penikmat jejaring sosial untuk mencoba produk Google yang terbaru saat ini G+ (baca: Google Plus) ternyata belum berakhir.

Banyaknya pengunjung yang ingin bergabung dengan Google+ membuat, beberapa hari yang lalu setelah Google+ launching untuk publik, Vic Gundotra, Kepala proyek Google+ harus mematikan sistem invite untuk menjamin stabil kelancaran situs tersebut.
Tidak hanya itu, setelah sistem invite tersebut ditutup, banyak yang menggunakan cara lain untuk mengundang teman-teman masuk ke lingkaran Google+ ini. Namun, hasilnya banyak juga pengguna kecewa karena harus menunggu approval dari sistem Google+.
Layanan Google+ sempat diberitakan terbuka untuk umum pada Senin (4/7) beberapa waktu lalu, namun demikian tidak membuat pengguna juga berhasil masuk. Dan sampai hari ini fitur untuk bergabung sudah dihilangkan dari halaman utama Google+.
Hari ini (7/7), Direktur Teknik Google+, Dave Besbris menyebutkan dalam statusnya, antusiasme pengguna G+ cukup banyak dan diluar ekspektasi mereka, sehingga Google pun harus mengambil langkah-langkah untuk menangani hal tersebut.
“Sistem Google+ tidak akan melakukan proses invite jika dilakukan secara massal dalam waktu yang bersamaan”, sebut Besbris dalam statusnya tersebut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Friendster Dengan Kemasan Baru?

Sudah tahu rencana Friendster akan menghapus data pribadi Anda di situs jejaring sosial yang sempat populer di tahun 2000-an? kalau belum, simak berbagai ulasan menarik seputar kabar Friendster yang akan berganti dengan kemasan baru.


Berbagai berita yang tersebar di dunia maya, kalau Friendster akan menghapus data-data penggunanya terhitung sejak 31 Mei 2011 nanti memang bukan sekedar bualan. Namun, anehnya banyak pengguna yang lupa dengan keberadaan isu tersebut, malah yang lebih parahnya banyak juga pengguna tidak tahu menahu lagi nama akun atau password-nya.

Perkembangan jejaring sosial, boleh dibilang Friendster-lah yang menjadi situs utama hampir 10 tahun yang silam. Lambat laun, kejayaan tersebut kian tersaingi saat kemunculan Facebook dan Twitter, yang akhirnya berimbas luar biasa pada Friendster. Bukti ini diperkuat dengan banyaknya pengguna Friendster yang hijrah ke Facebook dan Twitter.
Sedang memanasnya jejaring sosial sekitar tahun 2009 yang lalu, Friendster pun berpindah tangan. Sebuah perusahaan retail dan payment, MOL Global Pte. Ltd yang bermarkas di Malaysia mengakusisi Friendster sepenuhnya. Tak lama kemudian, Friendster juga mengubah tampilan utamanya dengan membawa tagline “Connecting Smiles” yang dipercaya bisa lebih menyenangkan bagi penggunanya.
Kini, Friendster secara resmi sudah mengumumkan berita bahwa akan ada perubahan besar-besaran disitus tersebut. Friendster juga telah mengirim berita ini secara massal kepada penggunanya, untuk segera melakukan pemindahan data-data, seperti foto, pesan, komentar, testimonial, shoutout, blog, serta group-group yang diikuti.
Friendster juga sudah menyiapkan halaman resmi Friendster Exporter versi beta di alamat http://widgets.friendster.com/exporter, agar memudahkan penggunanya dalam memindahkan berbagai data-data tersebut, termasuk foto-foto yang bisa langsung dihubungkan ke Flickr dan Multiply.
Lalu apa yang akan dilakukan Friendster kedepan? Friendster sendiri telah menjanjikan untuk menghadirkan berbagai fitur-fitur baru yang bisa membantu penggunanya bersosialisasi dan terkoneksi dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama.
“Situs baru kami didesain untuk menciptakan profil baru yang memudahkan orang terhubung dengan orang lain secara berbeda dengan jejaring sosial lain,” Friendster menjanjikan, seperti yang dilansir oleh Computer World.
Ke depan Friendster akan lebih memusatkan perhatiaan dan fokus utama para dunia hiburan, jadi penggunanya nanti bisa bermain games dan mendengarkan musik sambil saling terhubung dengan rekan-rekannya. “Pada dasarnya, situs baru ini akan melengkapi kehadiran online Anda di jejaring sosial yang lain,” tambah Friendster.
Sampai saat ini, Friendster telah menjalin kerjasama dengan Yahoo! untuk Asia Tenggara dalam melahirkan berbagai games dan juga portal musik. Mungkin inilah salah satu kemasan baru yang akan lahir, setelah program “bersih-bersih” hingga akhir Mei 2011 nanti. Jadi, tunggu saja inovasi terbaru dari Friendster.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Friendster beralih fungsi jadi situs games

Friendster bukan lagi sebuah situs sosial jejaring pertemanan, kalah saing dengan facebook

       Dahulu, sekitar sepuluh tahun lalu, sebelum Facebook “menjajah” dunia media sosial, Friendster-lah yang pertama kali memperkenalkan eksistensi seseorang di dunia maya, termasuk saya yang mengenal friendster ketika kuliah sekitar november 2006 (barusan saja saya login ke fs :D )
        Pada awal 2000-an, gagasan untuk menciptakan profil di jaringan sosial adalah hal yang tidak lazim dan membahayakan bagi kebanyakan orang. Namun, Friendster membawa sisi lain dari Internet. Di sini, setiap orang berwenang mengatur dengan siapa mereka ingin berkenalan, saling terhubung, dan berbagi. Melalui situs ini, setiap orang mulai membuka identitasnya, menjadikan Internet sebagai tempat berinteraksi, sehingga fisik menjadi sirna.
Perintis jejaring sosial itu berdiri pada 3 Januari 2001 dan hingga kini tercatat lebih dari 50 juta orang terdaftar sebagai anggotanya. Angka tersebut hanya sepersepuluh dari total “penduduk” Facebook. Di awal kedatangannya pada 2004, Facebook menyuguhkan suasana berbeda. Facebook membawa iklim yang lebih terbuka dan memiliki keunggulan dalam aplikasi.

        Sempat menjadi situs terpopuler pada 2003, lambat laun pamor Friendster meredup. Jika pada 2008 dia pernah menduduki ranking ketujuh sebagai situs yang paling sering dikunjungi, kini, menurut situs penganalisis peringkat website, Alexa, peringkat Friendster terjun bebas ke posisi 1.009. Itu jauh di bawah Sina.com, sebuah website media sosial di Cina.
        Semakin jauh dari puncak situs top dunia, Friendster mulai menepi dengan menggarap layanan di wilayah tertentu. Kekalahan oleh MySpace dan Facebook di Amerika Serikat membuat situs ini “hijrah” ke Asia Tenggara. Di sini, Friendster lebih “dihargai”. Sekarang, lebih dari 90 persen pengguna situs yang bermarkas di Mountain View, California, ini berasal dari Asia.
Seiring dengan redupnya kedigdayaan Friendster, pada 10 Desember 2009, situs ini diakuisisi MOL Global, induk perusahaan penyedia pembayaran digital, MOL AccessPortal Berhad, yang bermarkas di Malaysia dengan nilai US$ 26,4 juta. Sejak itu, Friendster lebih mengedepankan layanan musik dan game. Sekadar informasi, pada 2003 sebenarnya Google sudah “melamar” Friendster dengan nilai US$ 30 juta. Namun, pinangan itu ditolak. Padahal, jika saat itu Friendster mau menerima, nilainya saat ini akan lebih dari US$ 180 juta.Kemudian mimpi buruk itu datang. Selasa lalu, Friendster mengumumkan akan tutup buku pada 31 Mei 2011. “Kami akan menjadi situs hiburan sosial untuk bermain game dan musik,” kata Ganesh Kumar Bangah, Group Chief Executive Officer Friendster. “Kami juga akan memanfaatkan Facebook Connect.” Akibatnya, situs ini akan menghapus seluruh konten profil jejaring sosial, seperti pesan, komentar, foto, dan postingan blog. Namun, Friendster tetap memelihara akun yang terdaftar. Pengguna yang ingin “menyelamatkan” data mereka dapat menggunakan aplikasi exporter yang bisa diakses di http://apps.friendster.com/exporter.
Keputusan Friendster untuk undur diri dari dunia jejaring sosial sudah final. Kesimpulannya: Facebook menang.

Di Mana Friendster?

Mengutip hasil analisis situs Alexa, Friendster kini berada di peringkat 1.009 sebagai situs yang paling sering dikunjungi warga Bumi dalam tempo tiga bulan terakhir.
Berikut ini 10 tangga situs paling sering dikunjungi di dunia.

1. Google (google.com)
2. Facebook (facebook.com)
3. YouTube (youtube.com)
4. Yahoo! (yahoo.com)
5. Blogger (blogspot.com)
6. Baidu (baidu.com)
7. Wikipedia (wikipedia.org)
8. Windows Live (live.com)
9. Twitter (twitter.com)
10. QQ.COM (qq.com)

1.009. Friendster (friendster.com)

 Di Asia, Friendster Berjaya

Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Uni Emirat Arab masih lengket dengan Friendster. Pengunjungnya kebanyakan orang berpendidikan dan memiliki penghasilan kurang dari US$ 30 ribu. Mereka biasanya mengakses situs ini dari rumah atau sekolah. Inilah peringkat Friendster di lima negara itu.

1. Filipina, 15
2. Indonesia, 101
3. Malaysia, 142
4. Singapura, 224
5. Uni Emirat Arab, 336

diolah dari tempointeraktif

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Bagaimanakah Remaja Amerika Menggunakan Ponsel Mereka ? [Infografik]


Tidak sampai 10 tahun, handphone yang dulunya adalah barang mewah berubah menjadi barang kebutuhan sehari-hari banyak orang. Memudahkan berkomunikasi dalam bentuk SMS dan telepon adalah alasan awal orang-orang membeli ponsel meski kini jaringan data sudah menjadi primadona dengan berkembangnya smartphone.
Lab 42 baru-baru ini membuat sebuah poling yang ditujukan kepada 500 anak muda khususnya remaja di Amerika Serikat dalam rentang usia 13 sampai 21 tahun, untuk mengetahui bagaimanakah mereka menggunakan handphone mereka untuk berkomunikasi. Dari hasil poling tersebut, 71% remaja Amerika menggunakan handphone mereka untuk ber-SMS ria dan mereka rata-rata menelpon selama 15 menit perhari. Untuk lebih jelas nya lihat gambar dibawah


Bagaimana dengan kamu ? Apakah lebih sering mengirimkan SMS, telepon, atau hal-hal lain ? Berikan pendapat kalian di kolom komentar dibawah ini, tidak harus yang masih remaja koq =)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

iPad 2 Plus dengan Layar Lebih Baik Hadir Tahun Ini




Beberapa hari yang lalu sempat dirumorkan kalau Apple sedang menyiapkan iPad 3 untuk hadir di tahun ini. Malah gosipnya tablet baru Apple ini akan diumumkan bersama iPhone 5 di bulan September yang belum juga dikonfirmasi oleh Apple hingga sekarang.
Kali ini ada lagi sumber lain yang mengatakan hal serupa. Menurut analis FBR Capital Markets, Craig Berger, dia percaya kalau tablet iPad 2 dengan resolusi layar lebih besar akan hadir di tahun ini, sebut saja namanya iPad 2 Plus.
Sulit dipercaya karena memang bukan kebiasaan Apple untuk meluncurkan 2 generasi produk di tahun yang sama, namun bila iPad yang dimaksud adalah versi peningkatan sedikit dari iPad 2 maka kemungkinan ini bisa saja terjadi. Ketajaman layar iPad 2 terbaru ini akan meningkat menjadi 250-300 ppi dari yang sebelumnya 132ppi (pixels per inch). Berarti resolusi layar iPad akan menjadi kira-kira 2048x1536 yang bahkan melebihi resolusi video full HD sekalipun.
Benar atau tidaknya rumor tersebut sepertinya harus menunggu hingga bulan September. Yang jelas Apple saat ini belum terlihat mengurangi produksi iPad 2 dan terus menggempur pasar dengan meningkatnya penjualan iPad 2, kira-kira akan terjual 40-45 juta iPad 2 di tahun 2011.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Aplikasi Google+ Untuk Android Sudah Dilengkapi Dengan NFC


Kabar baik untuk pengguna aplikasi Google+ untuk Android. Aplikasi Google+ untuk Android sudah dilengkapi dengan fungsi NFC yang dapat digunakan pada handphone Android Gingerbread yang sudah mendukung NFC seperti Google Nexus S. Fungsi NFC ini memang agak tersembunyi dan baru ditemukan beberapa hari setelah aplikasi ini diluncurkan oleh pengguna Google Nexus S
Fungsi NFC yang ada pada aplikasi Google+ untuk Android saat ini masih terbatas namun yang pasti fitur NFC pada Google+ untuk Android ini sudah dapat digunakan untuk bertukar data, berbagi lokasi, check-in, serta melakukan scan tag NFC.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Google Blok Domain co.cc Dari Servernya


Google secara resmi telah melakukan pemblokiran situs-situs atau apapun yang berhubungan dengan domain co.cc dari mesin pencarinya. Dikabarakan Google mulai gerah karena melihat sebagian besar website co.cc gratisan yang beredar yang melakukan spam dan isi dari websitenya berkualitas rendah.
Google melalui Matt Cutts kepala Team Webspam Google telah memberikan pernyataan resminya, seperti yang kami kutip dibawah ini :
Kami (Google) benar-benar mencoba untuk menjadi granular (fleksibel), tapi saya ingin menyebutkan jika kami melihat sebagian besar situs pada website gratisan tertentu menyebarkan spam dan memiliki konten berkualitas rendah, kami berhak untuk mengambil tindakan pada freehost (co.cc) secara keseluruhan. Saya pikir para ahli / orang yang mengerti SEO akan memahami ini sepenuhnya, tapi saya pikir lebih baik berkomunikasi daripada tidak berkomunikasi sama sekali.
Dengan dilakukannya pemblokiran ini sejak tanggal 30 Juni 2011 banyak sekali orang yang mengeluhkan tindakan yang dilakukan oleh Google terutama para blogger yang memanfaatkan domain co.cc, mereka umunya merasa kecewa karena situs ataupun blog mereka sudah tidak terdaftar di mesin pencari Google sehingga traffic menurun secara drastis.
Apakah anda salah satu dari pengguna domain co.cc? maka kami sarankan anda mendaftarkan blog atau situs anda ke domain lainnya.
 
via TempoInteraktif, Picture via Google Image

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

45 Jenis Barang Yang Perlu Dilengkapi Dengan Buku Panduan Manual


Anda pasti tahu bukan bahwa berita tentang penjual iPad yang ditangkap oleh aparat kepolisian Indonesia dengan tuduhan mereka menjual barang elektronik tanpa disertai dengan buku panduan manual berbahasa Indonesia. Nah, sebenarnya apa saja sih barang-barang elektronik yang termasuk kedalam undang-undang yang jika dijual harus dilengkapi dengan buku panduan manual berbahasa Indonesia. Mari sama-sama kita lihat dibawah ini Peraturan Perundangan KepMenDag No 19/2009 tentang 45 jenis barang elekronik yang harus dilengkapi dengan buku panduan manual berbahasa Indonesia jika anda ingin menjualnya (Lampiran I Kepmendag 19/2009) :

DVD/VCD Player, Amplifier, Kalkulator, Kipas Angin, Kamera Digtal/Video, Fax, Dispenser, Freezer, Lemari Es, Mesin Cuci, Microphone, Monitor Komputer, AC, Blender, Magic Jar, Toaster, Printer, Mesin Fotocopy, TV, Piano Electric, Radio Cassete, Tape Mobil, Set TopBox, Setrika Listrik, Telpon Nirkabel, Telpon Seluler, Microwave Oven, Toaster dan Kompor Gas.

Jadi yang tidak termasuk dalam Daftar Lampiran I adalah:

Komputer, PC, Laptop, PDA, dan iPad. Pada Kepmendag No 19/1999 mencantumkan sangsi bagi yang tidak memiliki Buku Panduan Penggunaan dan Kartu Garansi Pasal 2 ayat1 diatur dalam UU No8/1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Namun sangsi UU 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen belaku bila barangnya jelek, tidak sesuai janji atau spesifikasi, tidak ada spareparts, dsb. Tidak ada penyebutan perlunya Buku Petunjuk Penggunaan dalam bahasa Indonesia.

Kenyataannya, iPad adalah barang bagus hampir tanpa cacat, tidak ada keluhan pengguna terhadap barang ini. Sedangkan sangsi menurut KepMenDag 19/1999 hanyalah sangsi administrasi berupa pencabutan Izin Usaha, dsb, tidak ada ancaman pidana.

Bagaimana pendapat anda ? Tulis opini positif anda pada kolom komentar dibawah ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

3 Posting Populer