RSS

Facebook Bantah Ponselnya Diproduksi HTC

Beberapa waktu lalu, Facebook dikabarkan akan memproduksi smartphone dan siap diluncurkan bulan depan di sela ajang Mobile World Congress. Menurut rumor yang beredar, jejaring sosial terbesar di dunia itu bekerja sama dengan HTC untuk memproduksinya.
"Kami tidak berencana mengeluarkan ponsel bermerk Facebook bersama-sama HTC," tulis Facebook dalam laporan resminya yang dikutip VIVAnews dari BGR.com, Jumat 28 Januari 2011.
"Ini hanya contoh lain dari produsen yang mengambil API (application programming interface) publik kami dan mengintegrasikannya pada perangkat mereka dengan cara yang lebih menarik," kata Dan Rose, head of business development Facebook.
"Saya pikir rumor seputar pembuatan ponsel Facebook yang dikerjakan oleh HTC terlalu dibesar-besarkan," pungkasnya. Dia enggan berkomentar lebih lanjut terkait keterlibatan HTC pada smartphone yang sedang dikembangkannya.
Menurut klaim situs Cityam.com, ponsel ini akan muncul di ajang Mobile World Congress 2011 yang digelar 14 Februari mendatang, di Barcelona Spanyol.
Sebelumnya, situs Boy Genius Report belum lama ini mendapat bocoran dari sumber berita yang menjadi salah satu anggota focus group (obyek riset internal Facebook).
Sumber anonim yang sempat selama sejam menjalani diskusi focus group itu, mendeskripsikan ponsel Facebook secara detil, sebagai berikut.
Ponsel dilengkapi dengan kupon berbasis lokasi
Pengguna bisa memilih kategori tertentu sesuai ketertarikannya. Bila pengguna berada di dekat salah satu toko yang masuk dalam kategori yang dipilih, maka kupon virtual tersebut otomatis akan diumumkan kepada ponsel Facebook pengguna.
Layanan GPS yang selalu hidup
Fitur always-on GPS seperti pada layanan Google Latitude, juga akan berjalan di ponsel, secara background (di belakang layar). Layanan ini yang akan menyediakan check in otomatis sehingga lokasi pengguna bisa disebarkan atau diumumkan kepada rekan-rekan mereka.
Tidak ada penyimpanan lokal
Ponsel tidak memiliki lokasi penyimpanan data lokal, atau memiliki, tapi kapasitasnya hanya sedikit. Semuanya berbasis cloud, bahkan termasuk database kontak, media, data, dan sebagainya.
Kamera ponsel
Ponsel memiliki kamera, namun semua hasil jepretan ponsel ini akan langsung diunggah secara otomatis ke server cloud.
Sistem pesan notifikasi
Sebuah pesan notifikasi seperti news ticker akan memberitahukan semua pesan yang akan bersarang di inbox tunggal, yang bisa disortir berdasarkan kategori tertentu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Facebook Sediakan Fitur Belanja Bareng

Facebook dikabarkan tengah menguji sebuah fitur baru yang bakal menyaingi start up belanja massal Groupon.
Dilansir dari Mashable, Facebook tengah menjajal fitur bernama  'Buy With Friends'.
Dengan fitur ini, Facebook  menyediakan layanan bagi pengguna untuk mendapatkan diskon atas berbagai barang virtual yang dibeli rame-rame bersama  teman-teman kita di Facebook.
Caranya: pengguna harus melakukan pembelian menggunakan Facebook Credit (mata uang Facebook) dan memberitahukannya (share) dengan teman-teman mereka di kabar berita (news feed).
Lalu, dari situ teman-teman kita bisa melihatnya dan bisa bergabung untuk membeli barang yang sama dengan potongan harga, langsung di kabar berita itu.
Seperti dikutip dari situs Forbes, Head of Commerce Product Marketing Facebook Deb liu menjelaskan, lebih dari setengah pengguna memilih pembelian bersama dengan kawan-kawan mereka, selama pengujian fitur ini.
Saat ini fitur hanya bisa dilakukan pada beberapa pembelian terkait game tertentu di Facebook. Walaupun Buy With Friends baru terbatas pada pembelian barang virtual, bisa ditebak, bahwa fitur ini akan dikembangkan oleh Facebook ke arah perdagangan online untuk barang fisik.
Artinya, layanan-layanan yang sudah ada saat ini, seperti Groupon atau LivingSocial, musti hati-hati mencermati langkah Facebook.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

2010, Nokia Masih Rajai Smartphone

Jika Anda pikir Research In Motion (RIM) atau Apple sebagai produsen ponsel pintar tersukses di tahun 2010, Anda salah. Karena, ternyata Nokia masih menguasai pangsa pasar smartphone secara global.
Menurut riset terbaru Strategy Analytics, di akhir tahun lalu, Nokia masih menguasai 34,2 persen pangsa pasar, dibandingkan RIM hanya sekitar 16,7 persen dan Apple sekitar 16,2 persen.
Dalam periode yang sama, vendor ponsel asal Finlandia itu berhasil mencatat tonggak sejarah baru sebagai produsen pertama yang berhasil memasarkan 100,1 juta unit smartphone secara global. Pencapaian ini dinilai fantastis karena sepanjang tahun 2010, ia berhasil mengapalkan 32,3 juta unit smartphone.
Sementara RIM, di saat yang sama, mampu mengapalkan sekitar 48,8 juta unit BlackBerry, meningkat signifikan ketimbang akhir tahun 2009 sekitar 34,5 juta unit. Begitu pun rival terdekatnya, Apple, dilaporkan telah mengapalkan 47,5 juta unit dari 25,1 juta unit di tahun 2009.
Secara menyeluruh, pengiriman smartphone secara global tumbuh 75 persen dan mencatat rekor baru penjualannya, yakni 94 juta unit per kuartal keempat tahun 2010. RIM masih mantap di posisi dua, sementara Nokia, meski masih menjadi 'raja', performanya terus memburuk.
"Di akhir tahun lalu, Apple lagi-lagi menjadi merk yang pertumbuhannya paling impresif dibandingkan dua merk besar lainnya. Di kuartal empat, Apple bahkan mampu melampaui penjualan RIM, walaupun secara total ia masih sulit untuk menggesernya dari posisi kedua," kata Tom Kang, direktur Strategy Analytics, yang dikutip VIVAnews dari Cellular News, Jumat 28 Januari 2011.
"Sepanjang tahun 2010, penjualan smartphone global mencapai 293 juta unit, naik hampir dua kali lipat dari tahun 2008 yang mencapai 151 juta dan 175 juta di tahun 2009. 3 vendor raksasa, termasuk Nokia, RIM, dan Apple masih mendominasi pasar hingga 2010, yang mana kombinasi pangsa pasar mereka bisa menyentuh 63 persen sendiri di tahun 2010. Ponsel-ponsel Android seperti Samsung, Motorola, HTC, dan Sony Ericsson terus mengancam posisi ketiga vendor raksasa," imbuh Neil Mawston yang juga menjabat sebagai direktur di Strategy Analytics.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Internet dan SMS di Mesir Lumpuh Total

Beberapa saat sebelum kelompok oposisi melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran, Mesir dilanda pemblokiran akses layanan internet dan SMS.
Seperti dikutip dari situs Mashable, penyedia layanan internet besar di Mesir yang berbasis di Italia, Sebone, mengatakan bahwa sama sekali tidak ada trafik internet dari Mesir sejak 00.30 pagi waktu Mesir.
Beberapa reporter dan warga Mesir juga melaporkan hal yang sama, bahkan layanan SMS pun juga terblokir. Padahal, kelompok oposisi mengandalkan media sosial untuk mengorganisasikan rencana-rencana mereka.
Misalnya saja, melalui jejaring mikroblog Twitter, akan dapat dijumpai dengan mudah hashtag '#Jan25' yang mengacu pada komunikasi pada saat aksi unjuk rasa 25 Januari lalu.
"Saya curiga blokir internet ini hanya bagian kecil dari upaya pemerintah yang disiapkan untuk menangkal aksi oposisi Jumat ini," kata Ben Wederman, jurnalis CNN yang telah meliput di Mesir melalui tweetnya.
Pemerintah Mesir sendiri sebelumnya telah memblokir layanan Facebook dan Twitter di negaranya, namun langkah itu bisa diakali oleh para oposan dengan menggunakan situs proxy, software dan aplikasi mobile, maupun koneksi aman via Virtual Private Network.
Gerakan oposisi di Mesir sendiri terinspirasi oleh gerakan revolusi di Tunisia yang telah memaksa Presiden Zine El Abidine Ben Ali, yang telah berkuasa selama 23 tahun. Adapun di Mesir, pemerintahan Presiden Hosni Mubarak telah berkuasa selama 31 tahun sejak 1981.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

AHA Bukukan 75 Ribu Pelanggan Aktif

PT Bakrie Connectivity (BCONNECT), anak usaha PT Bakrie Telecom (BTEL), mengumumkan bahwa AHA, layanan Internet berkecepatan tinggi berbasis CDMA, telah membukukan 75 ribu pelanggan aktif di Indonesia sejak diluncurkan enam bulan lalu.

"Rata-rata penggunaan Internet di AHA terbilang sangat besar yakni sekitar 3GB hingga 4GB per pelanggan setiap bulan," kata Presiden Direktur Bakrie Connectivity Erik Meijer melalui keterangan tertulisnya, Jumat 28 Januari 2011.
AHA adalah layanan akses Internet berkecepatan tinggi berbasis jaringan CDMA (Code Division Multiple Access) yang menggunakan teknologi EVDO (Evolution Data Optimize) Rev A. Layanan ini diklaim menawarkan kecepatan di atas akses 3,5G milik GSM, yakni 3,1 Mbps untuk download dan 1,8 Mbps untuk upload.
Sejak pertama kali diluncurkan pada 24 Juni 2010 lalu, Erik cukup optimistis AHA dapat diserap masyarakat Indonesia. Pasalnya, potensi pengguna internet di Indonesia masih cukup besar, dengan penetrasi hanya 15 persen dari jumlah penduduk.
"Dari 35 juta pengguna Internet di Indonesia, hanya 8,5 juta yang tercatat sebagai pelanggan. Bahkan diprediksi, pada 2014 nanti jumlah pengguna internet akan meningkat menjadi sekira 230 juta. Sebab itu, peluang untuk AHA masih sangat besar," ujar Erik.
Di sisi produk, Bakrie Connectivity menawarkan Huawei EC167 dan AHA Olive VME 110 sebagai perangkat modem. Untuk memaksimalkan layanan ini, anak usaha yang sepenuhnya milik Bakrie Telecom ini pun menjalin kerja sama dengan Google dengan cara membenamkan browser Google Chrome di modem AHA.
Kini, Bakrie Connectivity menggelontorkan varian terbaru modem AHA, yaitu AHA Vibe yang dibanderol dengan harga Rp 699 ribu. Dengan modem ini pengguna mendapat keuntungan gratis internet selama 30 hari dengan kecepatan mencapai 3,1 Mbps serta gratis download lagu tak terbatas melalui AHA Vibe music downloader.
Sebagaimana diketahui, AHA menyediakan berbagai paket pilihan layanan internet unlimited, meliputi Paket Ekonomis (kecepatan 200 Kbps mulai dari Rp 4000/hari atau Rp 80.000/bulan, Paket Dinamis (kecepatan 600 Kbps mulai dari Rp 6000/hari atau Rp110.000/bulan), Paket Fantastis (kecepatan 3,1 Mbps mulai dari Rp 10.000/hari atau Rp 200.000/bulan).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Awas, Vampire Energi Bernama "Standby"

Coba perhatikan lebih teliti, berapa banyak alat elektronika yang Anda gunakan di rumah saat ini. Apakah masing-masing sudah benar-benar mati setiap kali selesai digunakan. Jangan-jangan, Anda hanya mengubahnya ke mode standby dan tidak benar-benar memutusnya dari aliran listrik.

Kebanyakan alat-alat elektronika di rumah mungkin sebenarnya mengonsumsi energi listrik selama 24 jam penuh meski sangat rendah. Telepon, televisi, home theatre, komputer, printer, modem, microwave, AC, dan alat elektronika rumah tangga lainnya umumnya menyediakan mode standby agar pengguna bisa lebih cepat menyalakan saat dibutuhkan atau merekam memori yang sudah diprogram. Perangkat seperti jam digital, remot kontrol, dan sejenisnya malah wajib punya mode standby.
Perhatikan saja, di mana ada indikator lampu LED warna merah atau hijau pada alat-alat elektronika yang sudah tak digunakan, di situlah listrik masih disedot. Paling kelihatan misalnya adaptor listrik yang dibiarkan di colokan. Jika ditotal dalam setahun, energi yang dihabiskan bisa cukup signifikan lho dan bisa dikatakan sebagai "vampir energi".
Berapa besar potensi kerugian dari konsumsi listrik yang sia-sia ini bisa dihitung dari jumlah alat elektronik yang digunakan, umur alat-alat tersebut, dan lama penggunaannya. Hasil survei Sempra Energy, salah satu perusahaan energi yang masuk dalam daftar Fortune 500, konsumsi listrik dari mode standby ini menghabiskan 5 persen dari total konsumsi listrik rumah tangga di AS. Satu pelanggan seharusnya bisa menghemat 75-100 dollar AS per tahun jika tidak membiarkannya sia-sia.
Survei tersebut memang di AS. Di Indonesia, potensi kerugiannya bisa jadi sama, lebih kecil, atau bahkan lebih besar bergantung faktor-faktor yang memengaruhi. Namun, faktanya sama. Mode standby menghabiskan listrik cukup besar jika dilihat dalam jangka panjang.
Nah, bagaimana agar dompet Anda tak disedot "vampire energi" ini karena harus menanggung biaya energi yang sia-sia ini. Berikut setidaknya empat kiat untuk meminimalkan.
Pertama, kalau memungkinkan gunakan terminal listrik yang dilengkapi saklar on off untuk colokan TV, DVD player, komputer, dan printer bersamaan. Begitu tidak digunakan, matikan saklarnya. Jika salah satu masih digunakan, lainnya bisa dilepas.
Kedua, pilih baterai isi ulang atau charger untuk alat-alat listrik yang menggunakannya dengan model terbaru dan ganti yang sudah lama. Charger lama umumnya membutuhkan pengisian ulang lebih lama untuk hasil penyimpanan lebih sedikit.
Ketiga, jangan lupa lepaskan charger alat-alat elektronik begitu selesai digunakan. Charger umumnya mengonsumsi energi cukup besar meski tak terhubung ke alat elektronik.
Keempat, pilihlah produk-produk elektronik yang telah mendapat label Energy Star. Produk-roduk berlabel Energy Star dijamin dengan standar konsumsi saat mode standby paling rendah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Windows Phone 7 Terjual 2 Juta Unit

Microsoft Corp melaporkan jumlah penjualan ponsel pintar (smartphone) dengan peranti lunak Windows Phone 7 yang telah menembus angka lebih dari 2 juta unit. Penjualan ini terbilang sukses karena Windows Phone 7 baru diluncurkan Oktober 2010.
"Angka itu menunjukkan momentum yang baik bagi penjualan Windows," kata Al Hiwa, analis firma riset pasar IDC, Rabu (26/1/2011). Produsen ponsel pintar yang telah menggunakan Windows Phone 7, antara lain, Samsung Electronics Ltd, LG Electronics Inc, dan HTC Corp.
Kendati demikian, angka penjualan smartphone Windows Phone 7 ini masih di bawah pesaingnya, yakni iPhone dari Apple, BlackBerry buatan Research in Motion (RIM) , dan smartphone berplatform Android dari Google.
Pekan lalu, Apple mengumumkan telah menjual 16,2 juta iPhone pada kuartal terakhir. RIM telah menjual 14,2 juta ponsel BlackBerry. Sementara Google berhasil menjual 300.000 unit lisensi Android setiap hari atau 9 juta unit setiap bulan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Hari Ini, Tenggat Terakhir RIM BLokir Pornografi

Hari ini (21/1) merupakan tenggat akhir bagi Research In Motion atau RIM, perusahaan yang mengeluarkan BlackBerry, untuk memblokir konten pornografi. Karena itu, Anda para pengguna BlackBerry mulai sekarang seharusnya tidak bisa lagi berselancar konten pornografi melalui BlackBerry. Tapi inilah kenyataannya, gambar-gambar porno masih bisa dilihat lewat BlackBerry.

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengakui memang tidak semua situs porno bisa terblokir. Diperkirakan, hanya sekitar 80 persen puluh persen dari konten pornografi yang bisa diblokir. Termasuk jika Anda mengetik kata porno, secara otomatis server tak lagi meladeni permintaan Anda.
"Perkembangan antara pemblokiran dan situs-situs porno itu kayak deret ukur sama deret hitung. Kita blokir 100 (situs porno), munculnya bisa 10 ribu. Blokir satu juga, bisa lebih lagi," kata Gatot S. Dewa Broto, Kepala Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jakarta.
Namun, tambah Gatot, pihaknya berharap apa yang dilakukan RIM bisa semaksimal mungkin memblokir situs porno. "Seandainya hari ini atau setelah 21 Januari masih ada (situs porno), kami maklum dan paham," ucap Gatot.
 
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengancam akan menuntut RIM secara hukum dan menutup layanan BlackBerry di Indonesia bila permintaan pemblokiran pornografi itu tidak dipenuhi. RIM akhirnya setuju dengan permintaan itu. Hal ini dibuktikan dengan memblokir konten negatif, termasuk situs pornografi mulai Kamis silam dengan menggunakan DNS Nawala

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

BlackBerry dan Playboy

 

Sepertinya, BlackBerry saya mulai masuk ke zaman batu. Sejumlah situs internet yang mengandung unsur pornografi mulai dibinasakan. Bagi saya, sebenarnya ini bukan masalah karena tindakan itu dimaksudkan untuk mendukung kegiatan akses internet sehat.
Ketika membaca berita di Kompas.com berjudul "BlackBerry Termahal Akhirnya Kena Sensor", saya melihat ada ilustrasi foto yang bertuliskan "Situs yang Anda buka tidak bisa diakses melalui jaringan ini. www.playboy.com termasuk dalam situs yang tidak boleh diakses melalui jaringan ini karena terindikasi mengandung salah satu unsur berikut: pornografi, bla-bla-bla…"
Dan, memang benar, saat saya coba akses melalui BlackBerry Torch saya, muncul layar yang sama seperti di foto berita tersebut. Namun, alangkah kagetnya, ketika saya iseng mengakses situs www.playboy.com melalui laptop dengan jaringan internet di rumah. OMG! (baca: ohemji)
Saya masih bisa melihat aksi perempuan-perempuan cantik berbikini ria di situs ini. Bahkan, ada cuplikan video sejumlah artis Hollywood yang mengundang berahi kaum lelaki. Ternyata, bukan situs Playboy yang belum disensor. Situs porno lain yang mungkin berjumlah ribuan atau bahkan jutaan belum disensor pemerintah. Maaf, saya tidak berani mengungkap alamat situs porno lainnya karena nanti dikira promosi. Hehehe....

Ternyata situs internet yang berbasis akses reguler, seperti Speedy, IM2, atau Fastnet, belum sepenuhnya melakukan sensor terhadap situs-situs porno. Kalau ditanya, apakah www.playboy.com adalah situs porno atau bukan? Jawabannya, ya itu pasti. Itu karena user yang mengakses situs tersebut harus orang dewasa atau berusia 17 tahun ke atas.
Dulu, sewaktu saya masih kuliah dan saat itu tarif mengakses internet cukup mahal, situs-situs porno menjadi kegemaran beberapa teman laki-laki. Saat itu sekitar tahun 1998 memang belum ada filter situs porno yang digagas Kementerian Komunikasi dan Informasi. Mengakses situs porno, termasuk situs Playboy, dilakukan dengan sembunyi-sembunyi di warnet yang memiliki bilik.
Nah, sekarang zaman sudah berubah. Situs internet bisa diakses dengan menggunakan handphone, termasuk BlackBerry. Setiap orang bisa mengakses situs apa pun dan di mana pun. Pernah suatu ketika saya melihat pengunjung kafe tampak serius memencet tombol handphone. Saya pun iseng jalan melintas dari belakangnya. Saya melirik layar ponselnya, dan kembali saya berteriak dalam hati: OMG!
Pria berpenampilan perlente yang berwajah serius tersebut ternyata sedang asyik menonton cuplikan film porno. Memang, saat ini sangat mudah mengakses situs internet, apalagi banyak kafe menambah layanan fasilitas WiFi. Ya, inilah dampak dari teknologi tinggi, tanpa disertai dengan penerapan pelajaran budi pekerti.
Saya sempat khawatir karena akses internet saat ini lebih lambat daripada koneksi bulan lalu. Bisa jadi, ini akibat dampak filter porno yang diterapkan BlackBerry. Meski juru bicara Tifatul Sembiring, Gatot S Dewa Broto, meminta pelanggan BlackBerry tak perlu khawatir, faktanya, Torch saya mulai lemot.
Pemblokiran situs porno di layanan BlackBerry saat ini mulai gencar dilakukan. Apalagi, Pak Menteri Tifatul Sembiring memberi deadline sensor pornografi di BlackBerry tanggal 21 Januari 2011. Apakah teknik penyensoran situs pornografi melalui DNS Nawala akan berlanjut ke ponsel atau koneksi internet basis rumah? Itu kita belum tahu karena kebijakan pemerintah (saat ini) masih pandang bulu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Fleksibilitas Layanan Komputasi Awan

Layanan komputasi awan (cloud computing) menawarkan fleksibilitas kepada perusahaan untuk membangun fasilitas teknologi informasinya. Sebab, dengan teknologi inilah perusahaan bisa memilih skala infrastruktur yang dibutukannya tanpa terbebani total cost ownership (TCO) atau ongkos investasi di awal.
Cloud computing pun fleksibel digunakan dari skala perusahaan kecil, menengah, hingga kelas enterprise. Hal tersebut dikatakan Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia, Sutanto Hartono, di sela-sela konferensi "Microsoft Cloud Summit 2011" yang digelar Kamis (20/1/2011) hari ini di Hotel Shangri La, Jakarta. Dalam kesempatan itu, Microsoft memperkenalkan solusi cloud computing. "Kami merancang rencana dan sistem sesuai kebutuhan setiap bisnis," ujar Sutanto. Terdapat tiga tawaran layanan yang diberikan Microsoft. Masing-maaing dibagi dalam tiga kategori yakni private, public, dan hybrid. Microsoft sendiri mempersilakan setiap bisnis untuk memilih yang terbaik sesuai kebutuhannya.

Chris Sharp, GM Online Services SMSP Microsoft Asia menjelaskan perbedaan dari tiga layanan tersebut. 
"Dalam layanan private, perusahaanlah yang menjadi inang dari teknologi komputasi awan dan digunakan untuk melayani setiap orang dalam perusahaannya." Jadi, bisa dikatakan bahwa layanan ini khusus diperuntukkan bagi perusahaan tertentu. Konfigurasi dan fitur layanan sendiri sangat menyesuaiakn pada kebutuhan perusahaan tersebut. Sharp mengatakan, layanan ini sesuai bagi perusahaan korporasi yang siap secara infrastruktur.

Sementara, dalam Public Cloud, Sharp mengatakan, "Orang yang menggunakan adalah perusahaan tertentu yang berupaya untuk memenuhi kebutuhannya." Dalam pemenuhannya, perusahaan tersebut sepenuhnya tergantung pada penyedia layanan atau pihak luar.

Hybrid cloud merupakan gabungan dari Private Cloud dan Public Cloud. Pengertian hybrid ini bisa berbagai macam, misalnya penggunaan hardware fisik dan layanan komputasi awan bersamaan. Tetapi sederhananya bisa dikatakan sebagai penggabungan dua layanan tersebut.

Sutanto menjelaskan, layanan Private Cloud Microsoft memiliki beberapa kelebihan. Diperkuat dengan teknologi Hyper V dan System Center, layanan Private Cloud dengan mudah dihubungkan dengan layanan Public Cloud kapan pun dibutuhkan.

Sutanto mengatakan, nilai investasi Private Cloud Microsoft hanya sepertiga dibanding penggunaan teknologi kompetitornya. "Saat ini kami telah memiliki 17 perusahaan konsumen yang sedang membangun arsitektur Private Cloud dengan teknologi Hyper V dan System Center kami," papar Sutanto.

Saat ini, Microsoft berinvestasi sebanyak 2,3 miliar dollar AS untuk pembangunan layanan komputai awan. Sementara itu, puluhan ribu insinyur dikerahkan untuk mengembangkan aplikasi. Beberapa layanan komputasi awan seperti Xbox Live dan Microsoft Live telah dijalankan.

Menurut survei Gartner, 76 persen perusahaan akan menuju strategi Private Cloud Computing pada tahun 2012. Biaya sebesar 112 miliar dollar AS akan dibelanjakan secara kumulatif untuk software as a service, platform as a service, dan infrastructure as a service dalam kurun waktu 5 tahun ke depan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

3 Posting Populer